Gambaran Tingkat Burnout Akademik Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Penulis

  • Anggun Wijaya Stikes St. Elisabeth Semarang Penulis
  • Hubertus Agung Pambudi Stikes St. Elisabeth Semarang Penulis
  • Adelina Damayanti Stikes St. Elisabeth Semarang Penulis

Kata Kunci:

dukungan sosial, Remaja, siswa

Abstrak

Burnout akademik merupakan kondisi kelelahan emosional, sikap sinis terhadap kegiatan belajar serta penurunan keyakinan terhadap kemampuan akademik siswa akibat tuntutan belajar yang berlangsung secara terus-menerus. Fenomena ini menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan, siswa selain menghadapi tuntutan akademik, dituntut untuk menguasai ketrampilan vokasional sebagai bekal memasuki dunia kerja. Tekanan akademik yang tinggi, beban tugas yang padat, serta tuntutan praktik dan magang dapat meningkatkanrisiko terjadinya burnout akademik. Burnout Akademik bila tidak dikenali dan ditangani sejak dini berpotensi menurunkan motivasi belajar, pretasi akademik, serta mempengaruhi kesehjateraan psikologis siswa. Remaja sebagai kelompok usia yang mengalami perubahan signifikan pada aspek fisik, mental, emosional, dan sosial. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran tingkat burnout akademik siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI dan XII. Teknik pengambilan sampel total sampling, responden 232 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner School Burnout Inventory versi Bahasa Indonesia yang terdiri dari tiga dimensi, kelelahan akademik, sinisme akademik, dan penurunan efikasi akademik. Data yang diperoleh dianalisis secara univariatTingkat burnout akademik kategori sedangsebanyak 111 siswa (47,8%), kategori rendah 78 siswa (33,6%), kategori tinggi 43 siswa (18,5%). Nilai rata-rata burnout akademik siswa  2,45 dengan standar deviasi 0,69,menunjukkan secara umum tingkat burnout akademik berada kategori sedang. Berdasarkan dimensi burnout akademik, kelelahan akademik memiliki nilai mean sebesar 2,48, sinisme akademik sebesar 2,36, dan penurunan efikasi akademik sebesar 2,54, yang seluruhnya berada kategori sedangTingkat burnout akademik siswa Sekolah Menengah Kejuaruan sebagian besar berada pada kategori sedang

Kata kunci: Burnout Akademik; Remaja; Siswa Sekolah Menengah Kejuruan

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2026-07-23

Cara Mengutip

Wijaya, A., Agung Pambudi, H. ., & Damayanti, A. (2026). Gambaran Tingkat Burnout Akademik Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 25-33. https://jpmistikesnw.ac.id/index.php/jpmi/article/view/40