Implementasi Terapi Tiup Balon untuk Mengatasi Pola Nafas Tidak Efektif Pada Anak Asma
Kata Kunci:
Asma; Anak ; Pola Napas Tidak Efektif; Terapi Nonfarmakologis; Tiup BalonAbstrak
Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang terjadi akibat penyempitan jalan napas dan peningkatan respons terhadap berbagai rangsangan. Asma menyebabkan munculnya gejala seperti sesak napas, batuk, dan mengi akibat terganggunya proses ventilasi dan pertukaran gas. Gangguan pernapasan tersebut dapat mengakibatkan pola napas tidak efektif sehingga kebutuhan oksigen dalam tubuh tidak terpenuhi secara optimal.Mengetahui bagaimana implementasi terapi blowing ballon (tiup balon) sebagai solusi untuk masalah keperawatan pola napas tidak efektif pasien asma. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan dua responden. Intervensi dilaksanakan selama tiga hari pada anak berusia 4 tahun dan 6 tahun. Terapi tiup balon selama tiga hari menunjukkan perbaikan pola napas pada anak asma, ditandai penurunan frekuensi napas dari 29–30 menjadi 22 kali/menit, peningkatan SpO₂ hingga 98%. Dibuktikan dengan dispnea menurun, penggunaan otot bantu napas menurun, pemanjangan fase ekpirasi menurun, penapasan pursed-lip menurun, frekuensi napas membaik seta kedalaman napas membaik. Pelaksanaan terapi tiup balon dapat memberikan efek memperbaiki pola napas pada pasien asma




